Keuskupan Agung Jakarta Bantah Video Dukung Anies Sebagai Presiden

Keuskupan Agung Jakarta Bantah Video Dukung Anies Sebagai Presiden
Keuskupan Agung Jakarta membantah potongan video dan narasi dukungan kepada Anies Baswedan. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) membantah potongan video dengan narasi 'Uskup se-Jabodetabek deklarasi dukung Anies Baswedan menjadi presiden' di media sosial. KAJ menyatakan bahwa video yang kini viral itu adalah hoaks.

"Terkait beredarnya potongan video yang berjudul: 'Uskup Katolik SeJabodetabek Deklarasi Dukung Anies Presiden', kami tegaskan bahwa hal tersebut tidak benar," kata Sekjen Keuskupan Agung Jakarta, Romo V Adi Prasojo dalam siaran persnya, Jumat (21/10).

Romo Adi menyebut Gereja Katolik Indonesia konsisten menjaga netralitas.

"Gereja Katolik Indonesia tetap menjaga netralitas dan mendorong proses politik dapat dijalankan dengan menjunjung prinsip dan etika yang diabdikan bagi bonum commune (kebaikan bersama)," katanya.

Romo Adi pun menegaskan, pertemuan Anies dengan Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo di Katedral Jakarta bukanlah membahas soal politik.

Menurut dia, pertemuan yang digelar pada 28 September itu, merupakan kunjungan Anies dalam rangka berpamitan sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Dalam kunjungan ini Anies Baswedan menyampaikan pamitan bahwa masa tugasnya akan berakhir sebagai Gubernur DKI dan ucapan terima kasih atas kontribusi umat dalam kerja sama banyak pihak bagi kebaikan bersama," katanya.

Romo Adi melanjutkan, sebagai pemimpin umat Katolik di Keuskupan Agung Jakarta dan Ketua Konferensi Waligereja Indonesia, Kardinal Ignatius Suharyo memang kerap menerima tamu dari berbagai tokoh.

Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) menyebut video dan narasi soal dukungan kepada Anies Baswedan adalah hoaks.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News