Kiev Terkepung

Oleh: Dahlan Iskan

Kiev Terkepung
Dahlan Iskan. Foto: Ricardo/JPNN.com

Itu karena pada zaman Bung Karno, lagu tersebut diajarkan kepada anak-anak. Terutama untuk menyambut setiap kedatangan Bung Karno ke sana.

Ia juga mengatakan: yang pertama mengakui kemerdekaan Indonesia memang Mesir, tetapi orang Ukrainalah yang pertama membawa persoalan Indonesia sebagai agenda di PBB.

Dari orang yang saya hubungi di Kiev, terlihat juga ada tiga orang Tionghoa, ibu-ibu, yang ikut mengungsi ke KBRI.

Kalaupun terjadi perang, di kota Kiev banyak tempat perlindungan bawah tanah. Stasiun-stasiun kereta bawah tanah difungsikan sekalian untuk bunker. Terdapat ruang-ruang besar di stasiun itu yang bisa untuk umum.

Ukraina kini sudah melewati musim salju. Udara memang masih dingin, sekitar 5 derajat, tetapi tidak lagi beku.

Kiev kini menghadapi situasi terburuk sejak tahun 1942 –ketika pasukan Nazi memasuki kota itu dari Jerman. Nazi ternyata tidak mati-mati. (*)

Anda bisa menanggapi tulisan Dahlan Iskan dengan berkomentar http://disway.id/. Setiap hari Dahlan Iskan akan memilih langsung komentar terbaik untuk ditampilkan di Disway.


Berita Selanjutnya:
Besek Wadas

Sudah dua hari serangan dilakukan Rusia ke sasaran militer Ukraina. Tinggal mengepung ibu kota Kiev. Lalu menangkap Presiden Ukraina.


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News