Kinerja 2024 Moncer, Jasindo Perkuat Peran Pertumbuhan Ekonomi Nasional & Literasi Asuransi
jpnn.com, JAKARTA - PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), perusahaan asuransi umum anggota Indonesia Financial Group (IFG), menutup 2024 dengan pencapaian kinerja keuangan yang positif.
Andy Samuel, Direktur Utama Asuransi Jasindo mengatakan kinerja positif Asuransi Jasindo tidak terlepas dari upaya-upaya perbaikan yang dilakukan selama ini.
Perusahaan terus mendorong perbaikan menyeluruh dan melakukan inovasi di berbagai lini sehingga Jasindo dapat menutup tahun 2024 dengan catatan kinerja yang cemerlang dan mampu mempertahankan keberlanjutan tren positif di tahun 2025.
Sepanjang 2024, total pendapatan premi Jasindo mencapai Rp4,02 triliun, naik 21,65% dibandingkan 2023.
Laba bersih perusahaan juga melonjak 52,91% menjadi Rp157,33 miliar. Selain pencapaian keuangan, Risk Based Capital (RBC) Jasindo pada akhir 2024 tercatat sebesar 150,40%.
“Kinerja positif ini merupakan hasil dari upaya penguatan mitigasi risiko, di mana Jasindo berfokus pada penerapan prudent underwriting dan menyesuaikan profil risiko dengan risk apetite perusahaan sehingga kinerja positif perusahaan dapat lebih sustain,” ujar Andy Samuel.
Pertumbuhan kinerja positif Asuransi Jasindo tak lepas dari kontribusi kuat Lini Bisnis andalan perusahaan, seperti Asuransi Properti yang mencatatkan hasil underwriting sebesar Rp145,23 miliar tumbuh signifikan sebesar Rp59,71 miliar atau 69,82%.
Di sisi lain, Asuransi Rekayasa turut memberikan kontribusi sebesar Rp26,07 miliar, disusul oleh Asuransi Cargo yang melonjak hingga Rp20,34 miliar, mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 138,98% atau setara Rp11,83 miliar.
Tak hanya positif di premi dan laba, Jasindo juga berkomitmen untuk mendorong inklusi keuangan dan literasi asuransi ke seluruh wilayah Indonesia.
- Investasi Sumbang 32 Persen ke Pertumbuhan Ekonomi, Akademisi Puji Kinerja Pemerintah
- Pertamina Training and Consulting Gelar RUPS Tahun Buku 2025
- Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen, Logis 08 Nilai Danantara Belum Berkontribusi
- Ekonom Ingatkan Pemerintah soal Beban di Balik Angka Pertumbuhan Ekonomi
- Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Bagus, tetapi Ekonom Beri Catatan Penting
- Data BPS Bikin Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI Bakal Tembus 6%
JPNN.com




