Kisah Mualaf Pemain Terbaik di Liga Santri

Kisah Mualaf Pemain Terbaik di Liga Santri
Richard Rahmad bersama piala pemain terbak/ Sutikno for JPNN

jpnn.com - Isu pemain terbaik Liga Santri, Richard Rahmad yang disebut bukanlah muslim mengemuka. Bagaimana kebenarannya? 

Muhammad Amjad, Jakarta

Satu gol diciptakan Richard Rahmad dalam partai final Liga Santri Nusantara (LSN) 2015 pada menit ke-58, gol tersebut sempat membuat timnya Nurul Islam (Nuris) unggul 2-1. Sebelum akhirnya lawan menyamakan dan laga berlanjut ke babak adu penalti dak skor berakhir 7-6, Nuris juara.

Gelar pemain terbaik pun datang kepada pemain yang memiliki nama asli Richard Arbed Anderson, gelandang Ponpes Nuris tersebut mendapatkan predikat tersebut setelah tampil konsisten, menciptakan banyak assist dan menjadi ruh permainan tim.

Sayang, setelah gelaran usai, kabar tidak sedap muncul. Richard, diisukan sebagai pemain non muslim, yang memperkuat tim Liga Santri Nuris alias pemain bon-bonan.

Ternyata, isu yang dilontarkan segelintir kelompok yang tak senang dengan gelaran Liga Santri Nusantara, tak terbukti kebenarannya. Kepada JPNN, ayah Richard, Sutikno saat dihubungi Jumat (11/12) malam, menjelaskan bahwa anaknya tak seperti yang dibicarakan banyak orang.

"Saya akui, kalau saya memang Kristen. Tapi anak saya sudah mualaf. Dia sudah mantap menyatakan keislamannya Juli lalu," katanya.

Sutikno sebenarnya cukup terkejut karena masalah rasisme ini sempat dilontarkan. Karena itu, dia kemudian berusaha keras agar anaknya, tak menyentuh media sosial sementara ini.

Isu pemain terbaik Liga Santri, Richard Rahmad yang disebut bukanlah muslim mengemuka. Bagaimana kebenarannya?  Muhammad Amjad, Jakarta Satu

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News