Kisah Para Kepala Sekolah Inspiratif Nasional 2021, Sempat Ingin Mundur, Malah jadi Juara

Kisah Para Kepala Sekolah Inspiratif Nasional 2021, Sempat Ingin Mundur, Malah jadi Juara
Guru berperan sebagai fasilitator yang menuntun siswa pada tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Foto dokumentasi Gerakan Sekolah Menyenangkan

Namun, kemudian atas dorongan dari timnya, dia tetap ikut. Dia bersama tim tetap melanjutkan pembuatan video dan naskah dengan waktu mepet di sela-sela kesibukannya menggelorakan nilai-nilai GSM di berbagai sekolah.

"Saya ingin memotivasi  guru-guru jangan setengah-setengah agar hasilnya tidak seperempat. Juara atau tidak, itu Allah yang menentukan,” ungkap Anik.

Dia mengungkapkan melalui GSM mendapat tempat yang bisa menjawab kegelisahan tentang bagaimana menjadi seorang guru. Dia telah membuktikan berdasarkan pengalaman di sekolahnya. 

Metode pembelajaran seperti project based learning (PjBL), home based learning (HBL), social emotional learning (SEL) serta praktik sederhana. Namun, bermakna dalam seperti refleksi dan bintang kebaikan sudah dilakukan di sekolahnya. 

"Dari situ saya melihat sendiri bagaimana siswa dan gurunya merasa senang mengikuti pembelajaran dan berada di sekolah," terang peraih award Kepsek Inspiratif Nasional ini.

Herry Fitriadi, kepala SMKN 2 Amuntai, Kalimantan Selatan juga merupakan pemenang award Kepsek Inspiratif Nasional 2021.

Dia baru mengenal GSM melalui pelatihan SMK non-PK yang diselenggarakan Mitra Strategis Dunia Usaha Dunia Industri Kemendikbudristek, November lalu. 

Menurut dia, belajar adalah pengalaman bukan pada hafalan karena itu perlu adanya sentuhan hati yang diperoleh dari pengalaman. 

Tiga kepala sekolah inspiratif nasional 2021 menceritakan pengalamannya untuk mendapatkan penghargaan Kemendikbudristek tersebut

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News