Kisah RPKAD Merebut RRI dari G30S PKI, Ada Brigjen Takut Masuk Studio Siaran

Kisah RPKAD Merebut RRI dari G30S PKI, Ada Brigjen Takut Masuk Studio Siaran
Ilustrasi: kaus bergambar palu arit yang diidentikkan dengan PKI. Foto: dok/JPNN.com

Menurut Sintong, dirinya berdiri di sebelah kanan Ibnu Subroto. Adapun di sebelah kiri Ibnu adalah pegawai RRI.

Versi lain soal pidato Soeharto direkam terlebih dahulu itu ada dalam buku autobiografinya yang berjudul 'Pikiran, Ucapan, dan Tindakan Saya' terbitan 1989.

Soeharto menjelaskan pernyataannya yang disiarkan RRI itu telah direkam sebelumnya di Markas Kostrad pada 1 Oktober 1965 sekitar pukul 15.00.

Setelah pidato Soeharto diudarakan, sejumlah perwira RPKAD tiba di RRI dari Markas Kostrad. Salah satunya menyebut Sintong kampungan.

Pemilik nama lahir Sintong Hamonangan Panjaitan itu dianggap tidak tahu bahwa siaran G30S PKI ternyata berasal dari tape recorder.

Sintong pun menimpali ucapan seniornya. "Tadi saya mendapat perintah mencari orangnya," ucap Sintong memantik tawa.(JPNN.com)


Beginilah kisah RPKAD merebut RRI dari anggota G30S PKI hingga pidato Soeharto mengudara. Detik-detik menegangkan hingga memantik tawa.


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News