Kisah Suami yang Positif HIV/AIDS, tapi Isteri dan Ketiga Anaknya Negatif

Tak Boleh Tukar Sikat Gigi, Pasang Alarm Minum Obat di HP

Kisah Suami yang Positif HIV/AIDS, tapi Isteri dan Ketiga Anaknya Negatif
Kisah Suami yang Positif HIV/AIDS, tapi Isteri dan Ketiga Anaknya Negatif
 

Selama hidup bersama Fajar, Leonnie sampai saat ini masih dinyatakan negatif dari penyakit tersebut. "Artinya, selama menjaga risiko tertular, kita tetap aman. HIV/AIDS itu susah banget lho penularannya," tegasnya.

 

Yang susah, kata Leonnie, adalah menghadapi mitos-mitos tentang HIV/AIDS. Misalnya, virus akan menular melalui gigitan nyamuk. Alasannya, nyamuk membawa darah yang tertular virus dan akan menularkannya saat menggigit orang yang sehat. Padahal, virus tersebut justru tidak bisa hidup saat meninggalkan raga manusia.

 

Begitu juga mitos ketika memegang darah penderita HIV/AIDS. Sejatinya, itu tetap aman. Yang penting, orang yang negatif tidak memiliki luka yang terbuka. Bahkan, timpal Fajar, penularan melalui hubungan seksual juga bisa diminimalkan.

 

Penularan HIV/AIDS melalui seks, kata Fajar, memang 50 persen. Namun, itu hanya terjadi pada penderita yang tidak mendapat penanganan. Pada penderita yang menjalani pengobatan, risiko menularnya ke pasangan dalam hubungan seks hanya 10 persen. "Apalagi kalau pakai kondom. Tambah aman," tegas Fajar.

Tiga tahun lalu, Fajar Jasmin Sugandhi dinyatakan positif mengidap HIV/AIDS. Dia bersyukur, karena isteri dan ketiga anaknya tak tertular. Tapi Fajar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News