Rabu, 19 September 2018 – 15:50 WIB

KLHK Minta Freeport Lebih Perhatikan Lingkungan

Jumat, 13 Juli 2018 – 19:20 WIB
KLHK Minta Freeport Lebih Perhatikan Lingkungan - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya berharap kualitas pengelolaan lingkungan di PT Freeport Indonesia (PTFI) bakal meningkat setelah penandatanganan divestasi saham.

Penandatanganan pokok-pokok perjanjian divestasi saham PTFI telah dilakukan di Kementerian Keuangan, Kamis (12/7).

Holding Industri Pertambangan PT. Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau INALUM, Freeport McMoran Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatangan pokok-pokok perjanjian terkait penjualan saham FCX dan hak partisipari Rio Tinto di PTFI.

Kepemilikan INALUM di PTFI setelah penjualan saham dan hak tersebut menjadi sebesar 51 persen dari semula 9,36 persen.

Siti Nurbaya yang hadir dalam acara penandatanganan tersebut menyatakan bahwa PTFI merupakan pengelola tambang terbesar di dunia.

Menteri Siti percaya bahwa PTFI akan mampu menjaga keberlanjutan penanganan lingkungan terdampak. Sejak bulan September tahun 2017, KLHK telah mengikuti perkembangan masalah penanganan lingkungan di PTFI, dan secara bersama-sama dengan pihak terkait telah mengambil langkah-langkah perbaikan dalam penanganan lingkungan.

“Jadi, kami akan mendorong terus PTFI apalagi sudah INALUM di dalamnya untuk pengembangan lingkungan yang lebih baik dan untuk keberlanjutannya,” ujar Menteri Siti.

Salah satu hal yang krusial menurut Menteri Siti adalah masalah pengendalian limbah tailing. Menurutnya, dengan berbagai kebijakan yang didampingi oleh pemerintah, ditambah juga PTFI memiliki teknologi, pengalaman, best practices berkelas dunia, diharapkan bisa menangani limbah dan memanfaatkan tailing menjadi bahan baku industri.

SHARES
TAGS   Menteri Siti KLHK
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar