KNIA Sebut Belum Ada Temuan Penumpang Luar Negeri Terjangkit Virus Corona

KNIA Sebut Belum Ada Temuan Penumpang Luar Negeri Terjangkit Virus Corona
Petugas menggunakan masker antisipasi virus corona di Bandara. Foto: ANTARA/Ernes Kakisina

jpnn.com, DELI SERDANG - Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA) Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, melaporkan bahwa belum ada temuan terduga virus corona penumpang dari luar negeri yang masuk ke Indonesia, khususnya Sumut.

"Memang penerbangan dari Kota Wuhan, China tidak ada di KNIA Deli Serdang, tapi warga negara asing (WNA) tidak dilarang untuk melakukan kunjungan melalui bandara tersebut," kata Pelaksana tugas Manajer Branch Communication dan legal PT Angkasa Pura II Bandara KNIA, Paulina Simbolon, dalam keterangan tertulis, di Medan, Kamis.

Sampai saat ini, menurut dia, belum ada ditemukan suspek bagi penumpang yang datang melalui KNIA Deli Serdang.

"Kita dengan pihak lainnya terus melakukan peningkatan, pengawasan melalui alat thermal scanner dan surveilance syndrome," ujarnya.

Ia menyebutkan, garda terdepan yang melakukan pengawasan menggunakan alat pendeteksi dipegang oleh petugas KKP KNIA Deli Serdang. Tujuannya meningkatkan pengawasan, dan kelancaran menangani pencegahan, khususnya penumpang yang datang atau berasal dari negara terjangkit virus corona.

Bukan itu saja, alat tersebut juga digunakan untuk pengawasan terhadap pilot, awak pesawat dan penumpang yang datang dari luar negeri.

"Alat itu bukan untuk penumpang saja,tetapi untuk semua masyarakat, termasuk pilot, awak pesawat dan lainnya," katanya.

Paulina mengatakan, selain tahapan pencegahan virus corona, PT Angkasa Pura II dan pihak lainnya juga telah menyiapkan langkah cepat terhadap penumpang, pilot dan awak pesawat yang telah terpapar virus corona. Suhu tubuh manusia normal 33,8 derajat Celcius, sedangkan tidak normal bisa mencapai 38 derajat Celcius.

Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA), melaporkan bahwa belum ada temuan terduga virus corona penumpang dari luar negeri yang masuk ke Indonesia, khususnya Sumut.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News