Kolonel Laut (S) Ivan Yulivan, Profesor Bela Diri Pertama di Indonesia

Dulu Sering Dipalak Preman, Kini Guru Para Preman

Kolonel Laut (S) Ivan Yulivan, Profesor Bela Diri Pertama di Indonesia
Kolonel Laut (S) Ivan Yulivan, Profesor Bela Diri Pertama di Indonesia

Saat ditanya soal impiannya yang belum terwujud, Ivan menyebut kata moksa alias menghilang dari bumi. Itulah yang dilakukan para kesatria zaman dulu setelah melewati berbagai tahap kehidupan. Dalam istilah sekarang, moksa bisa diartikan sebagai menyepi. Ivan ingin menyepi ke pegunungan dan bersatu dengan alam.”Saya merasa ketika ada di ketinggian alam semesta, hutan belantara, saya merasa menjadi bagian dari peredaran alam semesta ini,” ucapnya.

Ivan menambahkan, moksa sebenarnya upaya untuk mengembalikan manusia kepada asalnya. “Banyak praktisi bela diri akhirnya menyepi, bersemadi, karena justru di situlah puncak ilmu bela diri,” tandasnya. (*/c10/ari)


Gelar profesor biasanya diberikan kepada ilmuwan yang berdedikasi tinggi di bidang akademik. Namun, perkecualian bagi Kolonel Laut (S) Ivan Yulivan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News