Konsumsi LPG H-1 Lebaran Melonjak hingga 20 Persen

Konsumsi LPG H-1 Lebaran Melonjak hingga 20 Persen
Ilustrasi elpiji 3 kg. Foto: JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Kenaikan konsumsi liquified petroleum gas (LPG) diprediksi mencapai puncaknya Kamis (14/6), atau pada H-1 Lebaran.

Hal itu terjadi seiring meningkatnya aktivitas masyarakat menyiapkan berbagai hidangan untuk perayaan Lebaran. Konsumsi LPG pada H-1 Lebaran meningkat 20 persen, atau mencapai 27.800 metric ton (mt) per hari. 

Vice President Corporate Communication PT Pertamina Adiatma Sardjito mengatakan, Pertamina sudah mengantisipasi lonjakan konsumsi LPG dengan menyiapkan 31 ribu pangkalan siaga yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Hal ini kami lakukan untuk memastikan kebutuhan konsumen akan tercukupi dan memberikan kemudahan masyarakat untuk mendapatkan LPG di pangkalan. Mengingat, beberapa pengecer sudah tutup atau pemiliknya mudik," katanya dalam siaran pers Kamis (14/6).

Hingga Rabu (13/6), penjualan LPG nasional mencapai 27.713 mt, atau sudah mendekati konsumsi peak season yang diproyeksikan Pertamina. Peningkatan konsumsi tersebut sudah terjadi sejak awal masa cuti bersama, yakni pada Sabtu (9/6) lalu.

Pertamina menjamin pasokan LPG di seluruh Indonesia aman, karena stok LPG nasional masih di atas rata-rata yakni sekitar 19 hari ke depan.

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fanshurullah Asa menambahkan, ke-31 ribu pangkalan siaga LPG yang telah disiapkan telah dioperasikan mulai H-3 Lebaran. Pangkalan itu buka selama 24 jam.

"Pangkalan siaga ini kami tempatkan berdekatan dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) dan Depot LPG," ujarnya.

Kenaikan konsumsi liquified petroleum gas (LPG) diprediksi mencapai puncaknya Kamis (14/6), atau pada H-1 Lebaran.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News