JPNN.com

Konsumsi Nasi Putih Bisa Bikin Diet Gagal?

Minggu, 05 November 2017 – 05:03 WIB Konsumsi Nasi Putih Bisa Bikin Diet Gagal? - JPNN.com

jpnn.com - Pernahkah Anda menyadari bahwa nasi putih sering dijadikan ‘kambing hitam’ jika bicara kenaikan berat badan?

Tak seperti sumber karbohidrat lainnya, saat menjalani program penurunan berat badan alias diet, Anda sering disarankan untuk berhenti mengonsumsi nasi putih.

Saat menjalani diet, Anda mungkin akan disarankan untuk menghindari nasi putih dan menggantinya dengan kentang rebus. Padahal keduanya sama-sama sumber karbohidrat, yang pada ukuran tertentu memiliki total kalori yang sama. Lalu apa yang membuat nasi putih berbeda?

Pada dasarnya, beras putih berasal dari biji beras terbaik yang menjadikannya sebagai jenis makanan yang kaya akan manfaat dan bergizi tinggi.

Nasi putih mengandung sedikit protein, namun sama sekali tidak mengandung lemak. Namun pada proses pengolahannya, banyak manfaat dan gizi dari beras putih yang rontok.

Proses ini meningkatkan umur simpan beras putih, namun menghilangkan banyak nutrisi, termasuk serat, vitamin, dan mineral. Hal itulah yang kemudian menyebabkan nasi putih kurang baik untuk dikonsumsi secara berlebihan.

Selain kentang rebus, ada pula alternatif yang sering disarankan untuk mengganti nasi putih, yaitu nasi merah. Jenis nasi ini dianggap lebih sehat karena dibandingkan nasi putih, kadar serat yang dimiliki nasi merah jauh lebih tinggi. Setelah dimasak, nasi merah memiliki kandungan serat 6 kali lebih tinggi dibanding dengan nasi putih.

Menurut dr. Fiona Amelia MPH, jenis karbohidrat yang terkandung dalam nasi putih pun berbeda. Jenis karbohidrat dalam nasi putih sebagian besar dalam bentuk pati (starch), yang tersusun dari amilose dan amilopektin. Perbedaan kadar amilose dan amilopektin ini berpengaruh terhadap tekstur dan kemudahan nasi putih untuk dicerna.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
yessy