Kota Imigran

Kota Imigran
Australia Plus

Dengan setengah populasinya lahir di luar negeri, Liverpool menjadi potret dari tantangan dan harapan para pendatang untuk mengejar mimpinya di Australia.

By

??????Dalam Bahasa Inggris

 

Klik  untuk membaca ceritanya dalam format original.

“Apakah saya akan baik-baik saja di Australia? Apakah saya akan mampu belajar bahasa Inggris, mencari teman, dan berbaur dengan warganya?"

Ini adalah pertanyaan yang diajukan Zinah al-Haidari kepada dirinya sendiri. Zinah adalah pencari suaka asal Irak yang pindah bersama keluarganya ke Liverpool, negara bagian New South Wales, Australia. Kawasan ini memang dikenal terbuka bagi para pendatang.

"Karena saya berasal dari umat beragama minoritas di Irak [Mandaean], saya dan keluarganya yang mengalami diskriminasi dan rasisme," ujar mahasiswi berusia 23 tahun ini.

Dengan lebih dari 120 suku dan 140 bahasa yang dipakai, kawasan di Australia ini menjadi saksi bagaimana para pendatang berjuang dan berharap untuk mencapai mimpi mereka

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News