Kritik Menohok Rizal Ramli soal Din Syamsuddin Didesak Mundur dari MWA ITB

Kritik Menohok Rizal Ramli soal Din Syamsuddin Didesak Mundur dari MWA ITB
Din Syamsuddin. Foto: Fathra/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Ekonom senior Rizal Ramli merasa prihatin sekaligus merasa malu sebagai alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB).

Rizal Rami mengatakan hal itu merespons dipersoalkannya posisi Din Syamsuddin sebagai anggota Majelis Wali Amanah (MWA) ITB.

"Sebagai ex Mahasiswa ITB, saya malu Kampus Ganesha yang hebat, biasa berfikir luas, kok cara berfikirnya jadi super-cupet, dangkal dan hanya pintar menjilat kekuasaan, bukan kritis, analitik dan innovatif. Pantesan sekarang ranking ITB hanya 370-an di dunia," cuit @RamliRizal, Sabtu (27/6).

Dalam postingannya itu, mantan Menko Kemaritiman di periode pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo ini menyematkan artikel berjudul "ITB Butuh Din Syamsuddin" yang ditulis DR Syahganda Nainggolan.

Syahganda dalam tulisannya itu menyoroti beredarnya pernyataan Yani Panigoro, ketua MWA ITB bahwa Prof Din Syamsuddin akan mengundurkan diri dari anggota MWA ITB karena alasan adanya desakan alumni ITB.

Syahganda curiga sebagai alasan tersebut mengada-ada.

"Sebab, tuntutan Prof Din Syamsudin mundur dilakukan oleh kelompok yang mengatasnamakan Alumni ITB Anti Radikalisme atau Gerakan Anti Radikalisme Alumni ITB," demikian tulis Syahganda di laman rmol.

Padahal lanjut Syahganda, dalam kealumnian ITB hanya dikenal Ikatan Alumni ITB Pusat dan Ikatan Alumni ITB Daerah serta Ikatan Alumni Jurusan.

Rizal Ramli menyampaikan pernyataan terkait adanya desakan Din Syamsuddin mengundurkan diri dari anggota Majelis Wali Amanah (MWA) ITB.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News