Lagi Jajan Pentol, Ferdy Ramadhan Dikeroyok, Dibunuh Secara Sadis

Lagi Jajan Pentol, Ferdy Ramadhan Dikeroyok, Dibunuh Secara Sadis
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana Atmojo (kedua kiri) didampingi Kapolsek Banjarmasin Timur Kompol M Taufik (kedua kanan), dan Kapolsek Banjarmasin Barat Kompol Indra Agung Perdana Putra (kiri) saat memberikan keterangan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (8/8/2023). (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)

jpnn.com, BANJARMASIN - Setelah melakukan penyelidikan, polisi meringkus lima pelaku pembunuhan yang mengeroyok hingga merenggut nyawa korban bernama Muhammad Ferdy Ramadhan (24) menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Pembunuhan terjadi di Kelurahan Sungai Bilu, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Peristiwa yang merampas nyawa korban tersebut terjadi pada pada Sabtu (5/8) malam ketika korban sedang jajan makanan pentol di depan sebuah ruko Jalan Veteran, Kelurahan Sungai Bilu.

“Personel sudah menangkap lima pelaku, sementara pelaku keenam masih berstatus daftar pencarian orang (DPO),” kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana Atmojo, Selasa.

Sabana menyebutkan motif pembunuhan berencana tersebut akibat saling tatap-tatapan antara korban dengan dua orang pemuda berinisial KH dan IK yang merupakan teman dari para pelaku.

“KH dan IK melapor kepada enam orang pelaku pembunuhan, kemudian pelaku merencanakan pembunuhan menggunakan senjata tajam,” ucapnya.

Pelaku MIB menyempatkan pulang ke rumah mengambil senjata tajam (sajam) jenis celurit.

Setelah tiba di lokasi kejadian, para pelaku mengeroyok korban dengan memukul dan merobek bagian perut juga punggung menggunakan celurit hingga tewas di tempat dalam kondisi berlumuran darah lalu ditinggalkan para pelaku.

Dikeroyok lalu dibunuh, Ferdy Ramadhan ditinggalkan begitu saja oleh para pelaku.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News