Lagi Salat, Bos IAT Terhindar Kecelakaan Sukhoi

Lagi Salat, Bos IAT Terhindar Kecelakaan Sukhoi
Lagi Salat, Bos IAT Terhindar Kecelakaan Sukhoi
Namun dengan adanya tragei kecelakaan ini, Anita mengakui bahwa keluarga hanya bisa berpasrah. Saat ini, lanjut Anita, seluruh keluarga hanya memantau informasi melalui televisi. "Harapan terbaik supaya om saya bisa kembali dengan selamat itu pasti tetap ada. Tapi kita sedang berusaha untuk realistis saja, karena kondisi pesawat sudah hancur berkeping-keping," imbuhnya.

Lebih jauh Anita menambahkan, saat ini seluruh keluarga yang tersebar di beberapa daerah, yakni hingga dari Balikpapan sudah berkumpul semua di Jakarta. Bahkan, beberapa anggota keluarga dibagi untuk stand by di Rumah Sakit Polri Soekanto, Kramat Jati.

"Sejak kemarin di rumah sudah menggelar tahlilan. Setiap pagi, kita bagi-bagi tugas. Ada yang stand by di Halim, dan ada juga yang di Kramat Jati. Kita belum tahu ke depannya akan sepeti apa, sekarang kita serahkan sepenuhnya kepada Tuhan," imbuhnya. (cha/jpnn)

JAKARTA - -Keluarga Anton Daryanto (50), salah seorang korban jatuhnya pesawat Sukhoi Super Jet 100 mengakui tidak merasakan firasat apapun 


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News