Lagu Karya Dakka Hutagalung Dikonserkan

Tembus Pasar Dunia Internasional

Lagu Karya Dakka Hutagalung Dikonserkan
Lagu Karya Dakka Hutagalung Dikonserkan
"Pemerintah tidak mampu memperjuangkan nasib pencipta lagu. Sebuah lagu yang diciptakannya hanya dihargai antara Rp1,5-2 juta. Bandingkan dengan pemain key board yang menyanyikan lagunya di pesta, kafe dan tempat-tempat hiburan. Hanya beberapa jam sudah dapat honor sekian ratus ribu. Beberapa kali show, maka penyanyinya dapat duit jauh lebih banyak dari penciptanya. Bahkan, kehidupan Dakka Hutagalung juga tidak sepadan dengan nama besarnya. Masih menempati sebuah rumah kontrakan di Tangerang," ujar dia.

Meski demikian, Rekson merasa kagum atas sikap Dakka yang tidak pernah ambil pusing perihal lagu ciptaannya itu banyak dijadikan komoditas oleh sekelompok orang yang mencari untung. Bahkan, lanjut Rekson, Dakka sendiri terus memproduksi lagu dan aktif mengajar lagu di tempat ibadah tanpa pamrih."Dakka berkomitmen akan terus mencipta dan bergelut di studio untuk mengaransemen album yang dipercayakan kepadanya. Selain itu, ia juga aktif di gereja mengajar koor kepada para anak muda dan orangtua atau siapapun yang membutuhkan," tutur Rekson yang juga aktivis buruh itu. (boy/jpnn)

JAKARTA - Warga Batak, termasuk beberapa politisi dan pejabat pemerintahan asal Sumatera Utara menggelar konser lagu - lagu Batak karya musisi lintas


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News