Langkah Responsif Kemendagri Meringankan Beban Korban Bencana Diapresiasi IBSW

Langkah Responsif Kemendagri Meringankan Beban Korban Bencana Diapresiasi IBSW
Mendagri Tito Karnavian bangga dengan terobosan layanan data kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri. Foto: Humas Kemendagri for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat birokrasi Varhan Abdul Azis mengapresiasi langkah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengganti dokumen kependudukan para korban bencana di Tanah Air.

Menurutnya, langkah tersebut sangat tepat, karena dokumen kependudukan merupakan salah satu dokumen penting setiap warga negara.  

"Langkah responsif Ditjen Dukcapil Kemendagri ini benar-benar meringankan beban mereka dan menunjukkan kehadiran negara dalam musibah yang dialami warga," ujar Varhan dalam keterangannya, Jumat (19/2).

Sekjen Indonesia Bureaucracy and Service Watch (IBSW) ini berharap langkah Kemendagri bisa diikuti oleh lembaga terkait lainnya agar dapat meringankan beban masyarakat yang menjadi korban bencana.

Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian meminta Ditjen Dukcapil terus proaktif mengganti dokumen kependudukan masyarakat yang hilang atau rusak akibat bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Menindaklanjuti arahan Mendagri Tito, Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh kembali menerjunkan empat tim dukcapil Kemendagri tanggap bencana.

Tim tersebut bertugas mengganti dokumen kependudukan warga yang hilang atau rusak akibat bencana banjir di Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kota Pekalongan dan Kabupaten Nganjuk.

"Sebagai ASN yang notabene pelayan publik, aparatur dukcapil sebagai pelaksana kebijakan publik, saya ingatkan hal terpenting, yakni berikanlah pelayanan yang terbaik kepada masyarakat tanpa diminta," ucap Zudan.

Sekjen IBSW menilai langkah responsif Kemendagri yang satu ini sangat bermanfaat meringankan beban warga korban bencana.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News