JPNN.com

Lanjutan Sidang Prada DP Pemutilasi Sang Pacar: Pengakuan Saksi Elsa Eliza Sungguh Mengejutkan

Selasa, 06 Agustus 2019 – 21:34 WIB Lanjutan Sidang Prada DP Pemutilasi Sang Pacar: Pengakuan Saksi Elsa Eliza Sungguh Mengejutkan - JPNN.com

jpnn.com, PALEMBANG - Mahkamah Militer (Mahmil) I-04 Palembang kembali menggelar sidang kasus pembunuhan disertai mutilasi dengan terdakwa Prada Deri Pramana (DP), hari ini, Selasa (6/8/2019).

Dalam persidangan tersebut, terungkap fakta yang cukup mengejutkan peserta sidang.

Saksi Elsa Eliza, bibi  Prada DP menerangkan bahwa keluarga terdakwa pada 8 Mei 2019 sebenarnya telah mendengar pengakuan Prada DP bahwa terdakwa telah membunuh Vera Oktora, kekasihnya.

BACA JUGA: Ratu Tisha Tiba di Stadion Andi Mattalatta, Suporter: Selamat Datang Mafia, Huuuuu…

Diketahui pengakuan Prada DP ini hanya berselang satu hari saat Vera Oktora dikabarkan menghilang, pada malam tanggal 7 Mei 2019, usai pulang dari tempatnya bekerja di Indomaret Jensu 3 Palembang, dan diduga kuat saat itu korban dibawa kabur Prada DP.

Hakim ketua, Letkol CHK Muhamad Kazim SH cukup heran mendengar kesaksian Elsa. Pengakuan terdakwa Prada DP telah membunuh menurut hakim adalah peristiwa luar biasa.

“Itu bukan kejadian yang biasa, keluarga saat itu melakukan apa? Adakah kepikiran untuk (keluarga) menyelesaikan secara hukum lebih cepat lebih baik?” tanya hakim.

Saksi Elsa hanya menjawab bahwa keluarga saat itu panik. Sehingga tak menanyakan lebih jauh mengapa Prada DP saat itu tega menghabisi pacarnya sendiri. Dan mengapa tidak menyerah saja?

BACA JUGA: Terungkap di Sidang, Prada DP Pemutilasi Sang Pacar Ternyata Punya Kekasih Gelap

Diceritakan Elsa bahwa pada 8 Mei 2019 itu dia ditelpon Dodi Karnadi, kakaknya yang tinggal di Sungai Lilin. Dodi mengatakan, Prada DP – yang dicari karena lari dari pendidikan militer dan diduga saat itu membawa kabur korban Vera Oktora – ada di rumahnya.

“Saat itu suami saya (Syahril) yang mengambil alih telepon dan menanyakan, mengapa DP ada di rumah Dodi,” cetus Elsa. Dan Prada DP meminta agar Syahril dan bibinya, saksi Elsa, ke Sungai Lilin saja. “Penting kata DP,” ungkap Elsa.

Alhasil, kedua suami istri ini berangkat dari Betung ke Sungai Lilin. Tujuannya ke rumah Dodi siang itu dengan menggunakan sepeda motor. Tiba di rumah Dodi pukul 15.00 WIB, keduanya bertemu Dodi, Imam dan Prada DP di rumah itu.

Pengakuan Elsa, dia dan suami hanya satu jam di rumah Dodi. Saat diperjalanan pulang ke Betung, Syahril sang suami mengungkapkan pengakuan Prada DP telah membunuh Vera.

BACA JUGA: Tak Hadiri Sidang, Kekasih Gelap Prada DP Pemutilasi Sang Pacar Beri Alasan Begini

Tiba kembali di rumahnya, saksi Elsa mengabarkan kepada orang tua Prada DP bahwa terdakwa ada di rumah Dodi. Singkat cerita, orang tua Prada DP juga menyusul ke Sungai Lilin. Namun di perjalanan kedua orang tua Prada DP mampir dulu ke rumah Elsa di Betung.

Alhasil, orang tua Prada DP bersama bibi Elsa dan suaminya Syahril kembali lagi ke rumah Dodi di Sungai Lilin. Mereka tiba malam hari, sekitar pukul 21.00 WIB. Dalam pertemuan kedua di rumah Dodi inilah, Prada DP kembali mengakui bahwa dia telah membunuh korban Vera Oktora.

“Aku sudah bunuh Vera,” ungkap saksi Elsa menirukan pengakuan Prada DP kepada kedua orangtuannya. Ibu Prada DP saat itu terkejut dan marah sambil mengucapkan,

“Kau ini sudah buat aku malu,” ungkap saksi lagi.

BACA JUGA: Berita dan Fakta Terbaru dari Sidang Prada DP Pemutilasi Sang Pacar

Kesaksian Elsa ini juga membuat banyak pertanyaan yang belum terjawabkan. Oditur Militer, Mayor CHK Darwin Butar Butar SH dan Mayor CHK Andi Putu SH juga menanyakan, ada pembicaraan apa antara saksi Elsa, suaminya Syahril bersama Dodi, Imam dan Prada DP saat di berada di rumah Dodi pada pertemuan pertama tanggal 8 Mei 2019 pukul 15.00 Wib.

Begitu juga saat terjadi pertemuan untuk kedua kalinya, juga di rumah Dodi, yang saat itu juga hadir orang tua Prada DP. Hingga pada akhirnya mereka malam itu juga membawa Prada DP keluar dari Sungai Lilin mengunakan kendaraan orang tua Prada DP.

Saat tiba di sebuah persimpangan Prada DP dan Dodi diturunkan. Keduanya ternyata punya tujuan berangkat ke Serang Banten.

BACA JUGA: PSM Makassar Juara Piala Indonesia 2019

Seperti diwartakan, pada 8 Mei 2019 itu, Prada DP keluar dari Penginapan Sahabat Mulia di Jalan PT Hindoli, Sungai Lilin setelah membunuh kekasihnya, Vera Oktora.

Mayat kasih Indomaret Jensu 3 Palembang itu baru ditemukan petugas hotel, Jumat (10/5) sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban Vera ditemukan dalam kondisi menggenaskan dengan tangan termutilasi.

Setelah buron sekian lama, Prada DP akhirnya menyerahkan diri pada anggota Den Intel Kodam II Sriwijaya dan Denpom II/4 di padepokan Monghiang yang dipimpin Abuya Haji Sar’i di Serang Banten, pada Kamis (13/6/2019). (jul)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...