LaNyalla Singgung Pentingnya Perbaikan Konstitusi di Temu Kangen Alumni Teknik Sipil UB

LaNyalla Singgung Pentingnya Perbaikan Konstitusi di Temu Kangen Alumni Teknik Sipil UB
Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti menghadiri acara "Silaturahmi dan Temu Kangen Paguyuban Arek Teknik Sipil Angkatan 77 Universitas Brawijaya" di Solo, Sabtu (23/9/2023) malam. Foto: dok Tim Media LaNyalla

jpnn.com, SOLO - Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti menegaskan komitmennya tentang gagasan mengembalikan Pancasila sebagai identitas konstitusi Indonesia.

Semangatnya tak pernah surut. Bahkan, di sela acara reuni dan temu kangen bersama teman kuliah pun, masih disempatkan untuk menyampaikan hal fundamental tersebut.

“Meskipun malam ini kita reuni dan temu kangen, tetapi saya juga ingin menyampaikan satu hal penting, tentang bangsa dan negara ini,” ujar LaNyalla saat didapuk berbicara di acara "Silaturahmi dan Temu Kangen Paguyuban Arek Teknik Sipil Angkatan 77 Universitas Brawijaya" di Solo, Sabtu (23/9/2023) malam.

"Ijinkan saya menyampaikan bahwa konstitusi Indonesia saat ini justru menjauhkan bangsa dan negara ini dari falsafah dasar bangsa ini, yaitu Pancasila," imbuhnya.

LaNyalla mengatakan di hadapan teman kuliah seangkatannya, sadar atau tidak, kita telah kehilangan jati diri atau identitas. Realitas yang terjadi sekarang, bangsa ini jauh dari negeri yang beradab.

Bangsa ini sudah tercerabut dari watak aslinya, di mana dulu ada spirit ketuhanan, kemanusiaan, rasa persatuan, musyawarah dan keadilan, kini menjadi semakin individualis, liberal dan ekonominya makin kapitalis.

Sejak dilantik sebagai Ketua DPD RI pada 2019, dirinya berkeliling ke 34 Provinsi dan lebih dari 300 kota dan kabupaten di Indonesia untuk melihat dan mendengar langsung aspirasi dan permasalahan di daerah.

Kesimpulan di seluruh daerah hampir sama yakni kemiskinan struktural dan ketidakadilan sosial.

Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti menegaskan komitmennya tentang gagasan mengembalikan Pancasila sebagai identitas konstitusi Indonesia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News