Senin, 18 Juni 2018 – 06:45 WIB

Lebaran Sebentar Lagi, Yaman Kembali Dibombardir Saudi

Kamis, 14 Juni 2018 – 07:55 WIB
Lebaran Sebentar Lagi, Yaman Kembali Dibombardir Saudi - JPNN.COM

jpnn.com, SANAA - Bulan suci Ramadan tak membuat Arab Saudi dan rekan koalisinya berhenti menebar maut di Yaman. Kemarin pagi, Rabu (13/6), mereka menyerang pemberontak Houti di al Hudaida dari udara dan laut.

Pasukan pemerintah Yaman ikut ambil bagian dengan menyerang dari darat. Dua hari sebelum Idulfitri, mereka mengepung basis Houthi di Hudaida dari segala arah.

Diperkirakan, serangan itu menjadi pertempuran terbesar antara pasukan koalisi dan pemberontak Houthi. Berdasar laporan Al Arabiya, pasukan koalisi sudah menguasai Distrik Nekheila, Hudaida.

Dalam pernyataan yang dirilis pemerintah Yaman, mereka menegaskan telah menempuh berbagai cara agar pemberontak Houthi hengkang dari Hudaida. Baik itu cara politik maupun perdamaian. Sayangnya, tidak ada yang berhasil.

Sebelumnya, Saudi dan Yaman memberikan deadline agar Houthi mundur baik-baik. Batas akhirnya adalah Selasa tengah malam (12/6). Tetapi, Houthi tidak mau menyerah tanpa perlawanan.

’’Pembebasan pelabuhan Hudaida adalah titik balik perjuangan kami untuk mengambil kembali Yaman dari militan yang menguasai area tersebut demi memenuhi agenda-agenda asing,’’ bunyi pernyataan dari Pemerintah Yaman sebagaimana dilansir Reuters.

Pemerintah dan Saudi yakin bahwa pelabuhan Hudaida selama ini digunakan untuk menyelundupkan senjata bantuan dari Iran ke Houthi. Militan yang disokong Iran itu memang hanya menguasai satu pelabuhan, yaitu pelabuhan di Hudaida tersebut. Iran maupun Houthi menampik tudingan Saudi.

Mohammed Ali al-Houthi yang memimpin para pemberontak mengancam bakal menyerang kapal-kapal pengangkut minyak di Laut Merah jika mereka sampai diserang. Target utamanya adalah kapal minyak milik negara-negara anggota pasukan koalisi.

Sumber : Jawa Pos
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar