Lembaga Pemerintah Mulai Pesan Kapal, Industri Shipyard Bangkit Lagi

Lembaga Pemerintah Mulai Pesan Kapal, Industri Shipyard Bangkit Lagi
Kapal milik Basarnas ini adalah hasil produksi galangan kapal di Batam. Bisnis galangan kapal yang sempat mati suri kini mulai menggeliat. Foto: Batam Pos / JPNN.com

Antonius menambahkan, dalam kurun waktu lima tahun ke depan Kemenhub berencana memesan 50 kapal yang didanai dari APBN. Untuk tahun ini sebanyak 20 unit, lima di antaranya di Batam. "Sisanya kita lanjutkan pada tahun-tahun berikutnya sampai total 50 unit," katanya.

Dua kapal yang dipesan di PT Citra Shipyard adalah KPP 32M Hull-296 dan Hull-297 dengan spesifikasi yakni panjang 32,85 meter, luas 6,26 meter serta kecepatan 20 knot. Kedua kapal ini, sesuai masa kontrak, akan diselesaikan dalam tempo 450 hari masa kalender kerja. Sementara  dana pembuatan dua kapal ini diambil dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2015. 

"Nanti akan dioperasikan di Distrik Navigasi kelas II Sabang dan Distrik Navigasi Kelas II Sibolga," ucap Antonius.

Direktur utama PT. Citra Shipyard, Ali Ulai, menyampaikan komitmen untuk mengedepankan kualitas dalam membangun kapal tersebut. Di samping itu, pihaknya akan berupaya untuk menyelesaikan pembuatan kapal secepatnya.

"Kami akan lakukan yang terbaik, kualitas terbaik dan bisa selesai dalam waktu yang cepat," ujarnya.(jpg/ray)

BATAM - Industri galangan kapal (shipyard) di Batam yang sempat mati suri, kini bangkit lagi. Pesanan dari lembaga pemerintah mulai berdatangan.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News