Lemhannas Perkuat P4N Angkatan ke-68 dengan Manajemen Talenta Berbasis AI
jpnn.com, JAKARTA - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) kembali menggelar Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan ke-68 di Gedung Dwiwarna, Jakarta Pusat.
Program ini mendapat perhatian khusus karena memasukkan materi kepemimpinan berbasis kecerdasan emosional, spiritual, serta manajemen talenta berbasis kecerdasan buatan (AI).
Pendiri ESQ Corp Ary Ginanjar Agustian mengapresiasi langkah Lemhannas yang memperkaya kurikulum kepemimpinan dengan pendekatan holistik.
“P4N kali ini sangat istimewa karena membangun kecerdasan intelektual (IQ), emosional (EQ), dan spiritual (SQ), serta memperkenalkan manajemen talenta berbasis AI," kata Ary, dalam keterangannya, Minggu (9/2).
Ary berharap program ini mampu mencetak pemimpin masa depan yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moralitas tinggi dan kecintaan terhadap bangsa.
“Semoga angkatan ini melahirkan pemimpin berkarakter, berintegritas, serta siap membawa Indonesia menuju generasi emas 2045,” tambahnya.
Gubernur Lemhannas Tubagus Ace Hasan Syadzily, menegaskan bahwa program P4N dirancang untuk mencetak pemimpin yang memiliki wawasan komprehensif dan berjiwa negarawan.
Menurut Ace, semua ini selaras dengan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabumingraka.
Lemhannas memperkuat P4N angkatan ke-68 dengan manajemen talenta berbasis AI....
- PepsiCo dan National Geographic Danai Riset Pertanian Regeneratif Berbasis AI di Indonesia
- Gubernur dan OJK Sumsel Dorong Pengusaha Muda di Palembang Kuasai Teknologi AI
- Pramono Beri Hukuman untuk Anak Buahnya yang Tindaklanjuti Aduan Warga dengan AI
- Lewat AI Connect Offline Series, Telkom Tingkatkan Kapabilitas Developer
- Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Kawasan Indonesia Timur
- NTT DATA Luncurkan Pabrik AI Berbasis NVIDIA
JPNN.com




