JPNN.com

Lestari Moerdijat Bicara Kemampuan Museum Membangkitkan Nasionalisme

Selasa, 27 Oktober 2020 – 22:49 WIB
Lestari Moerdijat Bicara Kemampuan Museum Membangkitkan Nasionalisme - JPNN.com
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat atau Mbak Rerie. Foto: Humas MPR RI.

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menilai museum memiliki kemampuan untuk membangkitkan kembali idealisme dan nasionalisme bangsa Indonesia.  

Hal itu bisa terjadi karena museum berperan sebagai wadah penyimpanan nilai-nilai sejarah bangsa yang kemudian disampaikan kepada generasi selanjutnya untuk dipelajari, dipahami lalu diimplelentasikan.

"Museum adalah sarana tepat untuk mengorek kembali sejarah Indonesia yang baik dan kemudian mengambil nilai-nilainya untuk digunakan menghadapi berbagai tantangan berat bangsa di masa kini," kata Lestari.

Pernyataan itu disampaikannya usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertema 'Posisi Museum Dalam Merawat Nilai Kebangsaan', kerja sama MPR dengan Forum Diskusi Denpasar 12, Media Group, dan Mitra Museum Jakarta, di Museum Sejarah Jakarta, kawasan Kota Tua Jakarta, Selasa (27/10).

Forum itu juga dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim (virtual), Gubernur Lemhannas Letjen TNI (Purn.) Agus Widjojo, Ketua Yayasan Mitra Museum Jakarta Veronica Tan, serta masyarakat pemerhati sejarah Indonesia yang hadir secara fisik dan virtual.

Pimpinan MPR dari partai Nasional Demokrat (NasDem) itu mengatakan, satu contoh sejarah yang banyak sekali mengandung nilai-nilai hebat adalah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, sebuah peristiwa besar yang menjadi cikal bakal terbentuknya negara Indonesia.

Pada saat itu, kata politikus yang akrab disapa dengan panggilan Rerie ini, para pemuda dari berbagai latar belakang bersatu padu, satu suara berikrar untuk persatuan, kesatuan dan merdekanya Indonesia.

"Luar biasa sekali saat itu. Para pemuda tersebut berkumpul, semangat mereka menyebar dan memberi kekuatan besar bagi seluruh rakyat Indonesia untuk segera secepatnya menyingkirkan permasalahan bangsa yakni penjajahan menuju kemerdekaan," tuturnya.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
fathra