Lewati Ujian Akhir dengan Drama Kolosal

Lewati Ujian Akhir dengan Drama Kolosal
Siswa-siswi saat melakukan drama kolosal. FOTO : Jawa Pos

jpnn.com, SURABAYA - Mengambil ide drama kolosal bertajuk Cinde Laras, siswa SMA Katolik Stella Maris melewati ujian muatan lokal dengan cara yang berbeda. Mereka memasukkan tari-tarian, musik gamelan, dan tembang Jawa dalam ujian tersebut. Ada 48 siswa dan 72 siswi kelas X yang terlibat. ''Idenya dari mereka. Saya hanya mengembangkan,'' ujar guru bahasa Indonesia kelas X Theresia Widianti kemarin. 

Drama itu dimulai saat narator membacakan cerita. Kemudian, para pemain drama masuk dan berdialog. Dalam setiap adegan, ada lagu yang dinyanyikan serta iringan musik gamelan. Lagu-lagu tersebut juga dibuat para siswa. Semua properti pun disiapkan oleh siswa. Hal tersebut juga menjadi bagian dari penilaian.

Semua siswi serempak berkostum kebaya. Para laki-laki mengenakan lurik. Para siswi bertugas menari dan nembang. Ada juga yang menjadi pemain drama. Mayoritas laki-laki memainkan gamelan. Itu terjadi karena selama satu tahun ini kelas mereka dipisah. Yakni, kelas tari untuk putri dan kelas gamelan untuk laki-laki.

Pelatih tari kelas X Dini Yulianti menceritakan proses pembuatan drama kolosal tersebut. Awalnya, diajarkan tari tradisional yang dasar seperti tari rantoyo dan tari remo. Saat ujian akhir semester (UAS), para siswa diharuskan menampilkan tarian kreasi mereka serta drama kolosal tersebut. Pelatih gamelan kelas X Srijanto menjelaskan, dibutuhkan waktu sekitar sebulan untuk mempersiapkan drama kolosal itu. 

Latar belakang para siswa yang beragam tidak menjadi penghalang kesuksesan drama tersebut. "Tidak hanya dari Jawa. Ada yang berasal dari Kalimantan, Sumatera, sampai Papua," ucap Dini. Awalnya memang sulit karena sebagian besar belum pernah menari tarian tradisional maupun karawitan. "Walaupun sulit, ternyata mereka bisa belajar," sambung Srijanto. (fit/c20/tia)

Awalnya memang sulit karena sebagian besar belum pernah menari tarian tradisional maupun karawitan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News