Lita Ingin jadi Artis Narkoba, Suami Sudah Ditembak Mati

Lita Ingin jadi Artis Narkoba, Suami Sudah Ditembak Mati
Ditahan. Ilustrasi Foto: Paksi S/dok.JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Dengan alasan ingin menjadi artis narkoba dan terkenal bisa masuk TV, Lita, 31, mengaku tidak menyesal meski ditangkap oleh petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNN) Jatim. Warga Jalan Banyu Urip Kidul VI Surabaya itu kini meringkuk di tahanan.

Moch Khaesar - Radar Surabaya

Pernyataan nyeleneh itu disampaikan Lita di kantor BNNP Jatim, Selasa (6/1). Lita mengatakan, setelah ditangkap dirinya mengaku tidak menyesal, dan tidak sedih masuk ke dalam penjara.

"Ya tidak masalah, saya ingin menjadi artis narkoba biar saya terkenal dan masuk TV," akunya.

Lita mengaku nekat menjual narkoba lantaran disuruh suaminya, Roni yang ditembak mati oleh BNNP Jatim, Senin (2/10) pukul 21.45.

Selain itu dirinya tidak pernah mendapatkan imbalan. "Tidak pernah dapat imbalan karena memang suami yang menyuruh. Saya cinta suami saya," terangnya.

Lita mengatakan selama ini yang mengedarkan SS itu adalah suaminya, Roni. Dirinya hanya menjaga, dan mengamankan sabu sabu yang ada di dalam rumah atau save House. “Semua yang menjalakan suami semua, saya hanya menerima uangnya saja,” terangnya.

Meskipun begitu, Kepala BNNP Jatim Brigjen fatkhur Rahman mengatakan apapun alasan dari pelaku ini, petugas tetap memprosesnya sesuai ketentuan hukum.

Lita ingin menjadi artis narkoba. Dia mengaku nekat menjual narkoba lantaran disuruh suaminya, Roni, yang ditembak mati oleh BNNP Jatim.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News