Luar Biasa, Sarang Burung Walet Indonesia Menguasai Pasar China

Luar Biasa, Sarang Burung Walet Indonesia Menguasai Pasar China
Pelepasan ekspor sarang burung walet milik CV. Perdana Jaya Bojonegoro dan CV. Jagatreejatra Surabaya di Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya, Kamis (29/08). Foto: Bea Cukai

jpnn.com, BEIJING - Indonesia masih menjadi negara eksportir sarang burung walet terbesar karena berhasil mencukupi 69,9 persen kebutuhan China selama periode Januari-Juli 2021.

Selama periode tersebut, China mengimpor sarang burung walet dengan nilai total sebesar 224,7 juta dolar AS (Rp3,2 triliun).

"Sekitar 69,9 persennya berasal dari Indonesia atau naik 31,8 persen dibandingkan impor China pada periode Januari-Juli 2020," kata Atase Perdagangan pada Kedutaan Besar RI di Beijing Marina Novira Anggraini, Senin.

Dengan demikian, Indonesia masih menjadi andalan utama pemasok sarang burung walet China.

"Indonesia sampai saat ini menjadi negara produsen sarang burung walet terbesar di dunia. Sekitar 80 persen sarang burung walet di dunia berasal dari Indonesia," ujarnya.

Ia menyebutkan awalnya hanya enam perusahaan asal Indonesia yang terdaftar sebagai pemasok sarang burung walet ke China pada 2015.

"Sejak 2019, pemerintah Indonesia terus berupaya menambah jumlah perusahaan sarang burung walet yang terdaftar di China," kata Marina.

Saat ini sudah ada 23 perusahaan Indonesia yang secara resmi terdaftar di Badan Kepabeanan China (GACC) yang telah berhasil memasok produknya ke negara berpenduduk terbanyak di dunia itu.

Sekitar lima tahun lalu, hanya ada enam perusahaan Indonesia yang memasok sarang burung walet ke China

Sumber antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News