Mafia Tanah Merajalela, Presiden Diminta Segera Reshuffle Kabinet

Mafia Tanah Merajalela, Presiden Diminta Segera Reshuffle Kabinet
Presiden Jokowi berkomitmen dalam memberantas mafia tahan di Indonesia. Dia pun memerintah Polri tak segan libas mafia tanah. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kasus mafia tanah makin merajalela, bahkan banyak melibatkan oknum pegawai BPN sendiri.

Hal ini menjadi pertanda mendesaknya evaluasi menyeluruh atas kepemimpinan Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan Djalil.

Bahkan, sejumlah pihak mendesakkan agar Presiden Jokowi mengganti Menteri Sofyan.

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga menilai, mengemukanya kerja sama oknum internal ATR/BPN dengan mafia tanah mengindikasikan tidak berhasilnya revolusi mental di lembaga negara tersebut. Hal ini seharusnya menjadi tanggung jawab Menteri ATR/BPN.

“Kalau tidak mundur, sebaiknya Jokowi mereshuffle Sofyan Djalil. Harapannya agar ATR/BPN nantinya diisi menteri yang mumpuni dalam melakukan revolusi mental di internalnya dan berani memberantas mafia tanah,” sebut Jamiluddin dalam keterangannya.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah juga menyarankan senada, agar Presiden Joko Widodo mengganti Sofyan Djalil.

Alasannya, Menteri ATR/BPN gagal memanajemen tubuh Kementerian ATR/BPN.

Sofyan dianggapnya gagal memilih pimpinan ATR/BPN di wilayah yang berintegritas. Sebab sejumlah kepala wilayah (kanwil) BPN turut menjadi bagian sindikat mafia tanah.

Hal ini menjadi pertanda mendesaknya evaluasi menyeluruh atas kepemimpinan Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan Djalil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News