Mahasiswi Cantik Dibunuh Mantan, Orang Tua Punya Firasat Lain

Mahasiswi Cantik Dibunuh Mantan, Orang Tua Punya Firasat Lain
Ilustrasi. Foto: dok.JPNN

 Sebab, mereka mengetahui secara langsung pengakuan AR selepas membunuh Kadek.

Ayah Kadek, I Made Ardhana, mengatakan bahwa hukuman berat memang layak untuk AR.

Dia menceritakan bahwa AR sempat ditanya sesaat setelah ditangkap.

 Di dalam mobil dia bercerita bahwa Kadek diajak berputar-putar dulu sebelum dihabisi.

 "Dia bilang anak saya sempat diajak ke Wonorejo ke area tambak," kata Ardhana.

Dari sana diketahui bahwa AR sempat akan mengeksekusi Kadek, tapi tidak jadi.

Dia lantas mengajaknya berputar-putar lagi. Mulai pergi ke minimarket hingga menonton konser di sebuah mal di kawasan Surabaya Pusat.

Selain itu, setelah membunuh, AR membalas pesan WhatsApp Ardhana.

Handphone Kadek memang dicuri AR setelah nyawanya dihabisi.

Setelah mengambil, dia lantas berpura-pura sebagai Kadek. AR menyuruh orang tua Kadek tidak jahat lagi kepadanya.

Ardhana berharap AR dihukum seberat-beratnya. Sebab, kalau dibiarkan bebas, dia bisa berbahaya.

"Rencana memang akan ada yang mendampingi proses persidangan nanti," ujar pria berkacamata itu. (did/c10/git/flo/jpnn)


SURABAYA – Kasus pembunuhan yang dilakukan AR pada mantan kekasihnya, Ni Made Prabawanti Gowinda Dewadatta alias Kadek di Surabaya masih terus


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News