Makan Menko

Oleh: Dahlan Iskan

Makan Menko
Foto-foto di dalam berita ini diambil dari disway

Apakah makan siang seperti itu tetap ada kalau Pak Menko lagi di luar kota?

“Tetap ada. Harus ada," ujar Pak Mahfud. "Dengan makan bersama seperti ini banyak hal yang terlupa menjadi ingat. Lalu bisa dibicarakan," tambah beliau.

Hari itu pun saya pura-pura tidak mendengar --ketika ada beberapa masalah rumah tangga dibicarakan. Saya pilih berdiri untuk pura-pura mengambil makanan lagi.

Tapi saya tidak bisa pura-pura bangga ketika Pak Mahfud memuji kepintaran istri saya memasak --di depan begitu banyak bintang.

"Kapan-kapan saya ajak makan di rumah beliau," ujar Pak Mahfud pada yang hadir.

"Siap!" hanya itu yang bisa saya ucapkan.

Saya pun pamit. Saya harus ke Samarinda --kampung istri saya. Besoknya adalah malam tahun baru Imlek. Saya harus di Samarinda --ingin Imlekan dengan teman Tionghoa yang menunggu di sana. (*)

Pilkada 2020 Tanpa SARA!

Dahlan pun melirik bagian perut Pak Menko. Memang terlihat lebih ramping. Alhamdulillah.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News