Makin Banyak Perempuan Indonesia Jadi Korban KDRT di Australia

Makin Banyak Perempuan Indonesia Jadi Korban KDRT di Australia
Nora yang berasal dari Indonesia mengalami tindak kekerasan dalam pernikahannya. (ABC News: Herlyn Kaur)

"Banyak perempuan yang terlibat adalah mereka yang baru-baru ini tiba di Australia.

"Mereka memiliki kemampuan bahasa Inggris terbatas, tidak memiliki pengetahuan mengenai hak sebagai perempuan di Australia dan masih memerlukan bantuan penerjemah.

"Pasangan yang melakukan KDRT sengaja membatasi para perempuan ini belajar bahasa Inggris sebagai bentuk untuk mengontrol mereka."

Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya. Baca versi Bahasa Inggris di sini


Ditendang, dipukul, bahkan ditusuk dengan pisau merupakan sebagian dari tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami sejumlah perempuan di Australia, yang dilakukan suami mereka


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News