Maling Satroni Rumah Juragan Bangunan, Rp 299 Juta Amblas

Maling Satroni Rumah Juragan Bangunan, Rp 299 Juta Amblas
jpnn

jpnn.com - DLANGGU – Teror penjahat di wilayah Polres Mojokerto kembali terjadi. Bukan hanya malam hari, maling juga berani melakukan aksinya siang hari. Hal itu dialami M Faroq.

Rumah juragan bangunan asal Dusun Sroyo itu disatroni maling, Jumat (4/9). Akibatnya, Faroq harus kehilangan sejumlah perhiasan senilai Rp 229 juta. Aksi kejahatan itu baru diketahui sekitar pukul 13:30 WIB saat istrinya baru datang dari Kota Mojokerto untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga. Begitu masuk rumah pihaknya lantas dikejutkan dengan kondisi lemari dalam keadaan terbuka.

“Pulang-pulang istri saya mengetahui lemari yang ada di kamar sudah dalam keadaan tidak terkunci lagi. setelah dicek ternyata isi dalam lemari, yakni, kotak perhiasan miliknya sudah tidak ada alias hilang,” terang M. Faroq saat didatangi Jawa Pos Radar Mojokerto kemarin di toko bangunan miliknya.

Melihat kejadian itu, sang istri langsung menghubungi Faroq untuk memberitahu kejadian tersebut. “Saya saat itu ada di Bangil, Pasuruan. Saya pun langsung bergegas pulang,” ungkap Faroq.

Setelah dilihat dalam rekaman CCTV, terlihat seorang pelaku masuk ke dalam rumahnya sesaat setelah istri beserta pembantu dan sopirnya pergi dari rumah. Kejadiannya sekitar pukul 10:30 WIB

“Tidak lama terlihat ada seorang pengendara motor yang parkir di depan rumah saya dan selanjutnya langsung masuk ke dalam rumah. Memang saat itu pintu depan tidak dalam keadaan terkunci. Tidak tahu, istri saya lupa atau gimana,” ujar Faroq. (ori)

 


DLANGGU – Teror penjahat di wilayah Polres Mojokerto kembali terjadi. Bukan hanya malam hari, maling juga berani melakukan aksinya siang hari.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News