Mangku Alam sudah Ditangkap, Kini Terduduk di Kursi Roda, Kakinya Ditembak Polisi

jpnn.com, PALEMBANG - Polisi telah berhasil mengungkap kasus perampasan uang Rp8 juta milik Drs HA Yassan Lair, 83, warga Komplek Permai Kenten, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni Palembang, pada 3 Mei 2020 lalu.
Pelaku bernama Mangku Alam, 41, warga Kalidoni Palembang. Tersangka yang sempat jadi buronan polisi ini ditangkap Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang, Senin (19/7) malam.
Pelaku terpaksa dilumpuhkan karena melakukan perlawanan dan mencoba kabur saat akan ditangkap.
Kasatreskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, membenarkan penangkapan terhadap buronan kasus perampasan uang tersebut.
“Iya, pelaku sudah sekitar satu tahun buron dan telah kami ringkus. Tersangka melawan dan hendak kabur saat akan ditangkap, sehingga diberikan tindakan tegas dengan terukur,” ujar Tri, Selasa (20/07).
Tri menceritakan, kronologis kejadian bermula ketika tersangka Mangku Alam dan beberapa rekannya mengikuti korban yang kala itu membawa uang Rp8 juta, Minggu (3/5/2020) sekitar pukul 14.15 WIB.
“Ketika korban berada di Jalan Mangkunegara, Kalidoni, tersangka Mangku Alam, langsung mendatangi korban dan merampas uang Rp8 juta di saku celana korban. Setelah itu pelaku langsung kabur,” jelasnya.
Akibat kejadian itu, korban segera melapor ke Polsek Kalidoni dan ditindaklanjuti hingga akhirnya tersangka dibekuk.
Polisi telah berhasil mengungkap kasus perampasan uang Rp8 juta milik Drs HA Yassan Lair, 83, warga Komplek Permai Kenten, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni Palembang, pada 3 Mei 2020 lalu.
- Ketua Dekranasda Sumsel Feby Deru Matangkan Persiapan Swarna Songket Nusantara di Palembang
- Rumah yang Terbakar di Palembang Ternyata Pernah Ditempati Mantan Wakil Gubernur Sumsel
- Herman Deru Siapkan Bantuan Rp 50 Miliar untuk Pemerataan Pembangunan di Musi Rawas
- Motif Penyiraman Air Keras terhadap Bagus di Palembang Terungkap, Oalah
- 6 Bulan Buron, 2 Begal di Banyuasin Akhirnya Ditangkap
- Pelaku Penyiraman Air Keras ke Bagus Sajiwo Ditangkap Polisi, Motifnya Terungkap