Mantan Menteri Ini Ingatkan Falsafah Bagus Baden Powell

Mantan Menteri Ini Ingatkan Falsafah Bagus Baden Powell
Adhyaksa Dault. Foto: Indopos

jpnn.com - JAKARTA – Ketua Kwarnas Adhyaksa Dault mengingatkan empat falsafah hebat Robert Baden Pawell. Yakni, happy, handycraft healt dan peduli. Keempat falsafah itu dianggap sangat menginspirasi.

Hal itu disampaikan ketika mantan Menpora era Susilo Bambang Yudhoyono tersebut menjadi pembina upacara dalam peringatan hari Boden Powell ke-159 di Aula Sarbini, TRW, Cibubur, Jakarta Timur, Senin (22/2).

Menurut Adhyaksa, falsafah itu sangat penting. Karena itu, semangat Boden Powell tak boleh hanya formalitas. “Tapi harus terus kita bangun dan tanam dalam hidup secara konsisten,” terang Adhyaksa.

Falsafah Powell tentu harus diteladani anggota Pramuka. Sebab, falsafah itu memang sangat bagus. Happy berarti Pramuka selalu gembira dan menggembirakan. Handycraft berarti ikut membangun ekonomi kreatif. Health berarti Pramuka harus memiliki jiwa dan badan yang sehat. Sedangkan peduli berarti harus perhatian pada diri sendiri dan masyarakat.

Pria murah senyum itu juga sempat mengutip lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya yang berbunyi: bangunlah jiwanya, bangunlah badannya. Menurut Adhyaksa, lirik itu berarti manusia harus membangun jiwa terlebih dahulu sebelum badan.

“Karena kita sering saksikan hari ini ada banyak orang yang badannnya sehat, tapi jiwanya sakit. Badannya sehat, tapi dia rampok, paedofil. Jadi, falsafah health Baden Powell ini perlu kita sadari. Health dalam arti sehat jiwanya dan badannya,” ujar Adhyaksa.

Nah, menurut Adhyaksa, Pramuka memiliki peran penting untuk generasi muda. Pramuka dianggap sebagai kawah candradimuka pembentukan karakter kaum muda.

“Pramuka itu bener bener bermanfaat. Eksistensi dan esensi Pramuka tidak perlu diragukan lagi. Saya besar  karena saya juga Pramuka,” kata Adhyaksa.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News