Mantan Panglima Moeldoko Klaim Dapat Dukungan Istana

''Ingat, ada banyak jenderal yang mencalonkan diri dalam kongres kali ini, tapi yang berstatus panglima tinggi hanya satu orang,” timpalnya merujuk dua pesaingnya yang berlatar belakang militer.
Yakni Pangkostrad (Panglima Komando Strategis Angkatan Darat) Letnan Jendral Edy Rahmayadi serta Brigjen (Pur) Bernard Limbong.
Sementara itu, sejumlah kandidat ketua umum sudah memberikan sinyal untuk mundur dari pertarungan. Salah satunya adalah Tony Apriliani.
“Nanti keputusan mundur ini saya akan sampaikan saat kongres. Tapi, tidak mundur dari kandidat wakil Executive Committee dan wakil ketua umum PSSI,” ujar Tony.
Dalam perkembangan yang sama, mayoritas voters yang tergabung dalam Kelompok -85 sudah memanasi lokasi kongres sejak sore kemarin. Mereka kian solid untuk mendukung Edy Rahmayadi sebagai Ketua Umum PSSI yang baru nanti.
“Sampai saat ini kami belum punya jagoan lain selain Edy Rahmayadi,” kata Fahmi Fikroni, Manajer Persatu Tuban. (ben/bas/ray/jpnn)
JAKARTA - Moeldoko yang menjadi salah satu kandidat Ketua Umum PSSI, mendadak dipanggil pihak Istana Negara, Rabu kemarin. Tak jelas
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Membanggakan, Petarung BFC Dede Dina Rebut Sabuk One Pride Women Strawweight
- Semifinal Liga Champions Inter vs Barcelona: Lewandowski akan Mulai dari Bangku Cadangan
- 2 Kehilangan Persebaya Surabaya saat Imbang Kontra Persik Kediri
- Semifinal Liga Champions Inter vs Barcelona: Flick Tuntut Pemainnya Kurangi Kesalahan
- Bupati Sumedang Open 2025 untuk Regenerasi Atlet Berprestasi
- 2 Drifter GT Radial Bersinar di Indonesia Drift Series 2025