Marah Besar, Warga Kongo Hancurkan Kantor Konsulat Afsel
jpnn.com - Warga Republik Demokratik Kongo merusak Konsulat Afrika Selatan di Lubumbashi. Aksi ini merespons serangkaian kekerasan oleh warga Afsel terhadap pendatang dari negara-negara Afrika lainnya.
Dilansir dari Al Jazeera, pengunjuk rasa menghancurkan jendela-jendela konsulat Afrika Selatan dan menyerang toko milik warga.
Pada awalnya, sekelompok warga Kongo hanya melakukan kampanye di luar konsulat Afrika Selatan. Namun situasi berubah menjadi tak terkendali. Akhirnya para pengunjuk rasa menghancurkan jendela-jendela gedung.
Tidak hanya itu, pengunjuk rasa juga menyerang dan menjarah toko ritel milik warga Afrika Selatan, MRP. Merespons insiden ini, polisi langsung turun tangan membubarkan masa yang membuat beberapa orang terluka.
Pekan lalu, unjuk rasa yang dipicu oleh xenophobia warga Afrika Selatan terjadi di Johannesburg. Aksi ini berubah rusuh dan menewaskan sedikitnya tujuh orang dan menghancurkan properti serta bisnis milik asing. (rmol/dil/jpnn)
Warga Republik Demokratik Kongo merusak Konsulat Afrika Selatan di Lubumbashi. Aksi ini merespons serangkaian kekerasan oleh warga Afsel terhadap pendatang dari negara-negara Afrika lainnya.
Redaktur & Reporter : Adil
- Wabah Ebola di Kongo Tembus 5.500 Kasus, Negara Tetangga Perketat Pengawasan
- Diterpa Badai Cedera, Inggris Siapkan Rencana Baru Lawan RD Kongo
- 32 Besar Piala Dunia 2026: Kongo Jumpa Inggris, Korea Menangis
- Hasil Piala Dunia 2026: Korea Tumbang, Afsel Ketemu Kanada di 32 Besar
- Waduh, Wabah Ebola di RD Kongo Pecahkan Rekor Mengerikan
- MD2 Grup Piala Dunia 2026 Berakhir, 7 Tim Tembus 32 Besar, Termasuk Kolombia
JPNN.com




