Mardani HIPMI Dorong Milenial Mau Berbisnis Pertanian di Tengah Ancaman Krisis Global

Mardani HIPMI Dorong Milenial Mau Berbisnis Pertanian di Tengah Ancaman Krisis Global
Ketua Umum HIPMI Mardani H Maming. Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H. Maming mendorong kalangan milenial terjun langsung dan berkecimpung di bisnis pertanian.

Menurut Mardani, sektor pertanian memiliki potensi besar dan mampu menyelamatkan negara dari ancaman krisis global.

Mardani mengatakan, pertanian merupakan sektor utama yang memilki tingkat prioritas dalam menghadapi pandemi Covid 19.

"Sektor pertanian bisa kita seriusi dengan mengajak anak muda masuk ke sana dan memaksimalkan program pemerintah," ujar Mardani, Minggu (26/7).

Mantan bupati Tanah Bumbu itu menambahkan, perkembangan teknologi dan alat mesin pertanian yang begitu pesat membuat akses bisnis makin terbuka lebar. Di samping itu, peluang tersebut juga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menerapkan konsep family farming dengan menjadikan lahan sempit dan pekarangan rumah sebagai lahan hidroponik dan aereponik.

"Seiring berjalannya waktu dengan berbagai macam teknologi yang ada, kita bisa lihat di perkotaan banyak inisiatif melakukan pertanian berskala besar dengan basis komunitas seperti hidroponik dan aereponik," katanya.

Mardani meyakini konsep itu bisa diterapkan di kota-kota padat penduduk karena hanya dengan memanfaatkan lahan sempit seperti pekarangan rumah. “Saya kira inisiatif seperti ini sangat bagus dan perlu dikoneksikan serta dikolaborasikan dengan kebijakan yang tepat," tambahnya.

Sementara Wakil Ketua Umum BPP HIPMI Anggawira mendorong para petani di seluruh daerah mulai memanfaatkan perkembangan teknologi dan informasi yang ada untuk meningkatkan produksi. Menurutnya, dengan teknologi dan informasi, para petani bisa langsung menjual hasil produksinya melalui marketplase.

Ketua Umum HIPMI Mardani H. Maming meyakini sektor pertanian memiliki potensi besar dan mampu menyelamatkan negara dari ancaman krisis global.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News