Mario Zagallo Meninggal Dunia, Brasil Umumkan 3 Hari Berkabung Nasional

Mario Zagallo Meninggal Dunia, Brasil Umumkan 3 Hari Berkabung Nasional
Arsip - Legenda sepak bola Brasil Mario Zagallo saat mengisi agenda jumpa pers di Piala Dunia 2014 di Brazil. (ANTARA/AFP-NELSON ALMEIDA)

jpnn.com - JAKARTA - Legenda sepak bola Brasil Mario Zagallo meninggal dunia pada usia 92 tahun.

Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mengumumkan tiga hari berkabung nasional, Sabtu (7/1), untuk mengenang legenda sepak bola sekaligus pemenang Piala Dunia empat kali Mario Zagallo.

“Dia adalah salah satu pemain dan pelatih sepak bola terhebat sepanjang masa. Dia berani, bersemangat, dan dia meninggalkan pelajaran penting tentang cinta, dedikasi, dan kemauan untuk sepak bola negara ini dan dunia,” kata Lula dikutip dari AFP, Minggu (7/1).

Zagallo, yang bermain bersama Pele di Timnas Brasil yang menjuarai Piala Dunia 1958 dan 1962, serta berdedikasi sebagai seorang pelatih, meninggal pada Jumat karena kegagalan beberapa organ tubuh.

Rumah Sakit Barra D'Or di Rio de Janeiro mengungkapkan, Zagallo mengalami serangkaian masalah kesehatan dalam beberapa bulan terakhir. Kepergian Zagallo pun menyisakan banyak pesan dan kenangan dari beragam tokoh sepak bola di seluruh dunia.

Zagallo juga dikenang sebagai yang memenangkan Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih selain Franz Beckenbauer dari Jerman (1974 dan 1990) dan Didier Deschamps dari Prancis (1998 dan 2018).

“Pengaruh Zagallo terhadap sepak bola, dan khususnya sepak bola Brasil, adalah yang tertinggi,” kata Presiden FIFA Gianni Infantino.

Dia menyebut pemain sayap kiri bertubuh mungil itu sebagai seorang "jenius taktis", dan menggarisbawahi perannya dalam empat dari lima gelar Piala Dunia milik kekuatan skuad sepak bola Brasil.

Legenda sepak bola Brasil Mario Zagallo meninggal dunia. Brasil mengumumkan 3 hari berkabung nasional untuk mengenang Mario Zagallo.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News