Masih Ada Harapan Bagi Masa Depan Orangutan di Kalimantan

Masih Ada Harapan Bagi Masa Depan Orangutan di Kalimantan
Masih Ada Harapan Bagi Masa Depan Orangutan di Kalimantan
Masih Ada Harapan Bagi Masa Depan Orangutan di Kalimantan Photo: "Bayi orangutan ini terkadang bisa memanjat namun tidak tahu caranya turun," ujar Dr. Preuschoft. (Four Paws: Nanang Sujana)

"Salah satu prinsip kami di Orangutan Forest School yaotu kami tidak memanusiakan orangutan, tetapi mengorangutankan manusia," jelas Dr. Preuschoft.

"Artinya, kami tidak membawa anak-anak yatim orangutan ini ke tanah, tapi mengirim manusia ke atas pohon," tambahnya.

Untuk mencapai hal ini, para ibu pengganti harus belajar memanjat pohon.

Organisasi asal AS, Tree Monkey Project mengirim tim pendaki profesional ke Kalimantan untuk melatih mereka.

"Orangutan terkadang bisa memanjat dan tidak bisa turun," kata Dr. Preuschoft.

"Tahun lalu, itu yang terjadi pada Gonda, yang baru berusia satu tahun saat itu. Dia memanjat terlalu tinggi bagi kami. Kemudian dia tidak berani turun lagi. Ibu penggantinya terus memanggil dia turun dan butuh waktu sangat lama sampai Gonda memiliki keberanian turun sendiri," jelasnya.

"Kami melakukannya lebih seperti ibu orangutan sendiri," katanya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News