Massa Petahana dan Oposisi Bentrok, 10 Tewas

Massa Petahana dan Oposisi Bentrok, 10 Tewas
Massa oposisi merusak mobil polisi dalam kerusuhan di Dhaka pada 14 November lalu. Kemarin, Minggu (30/12) kericuhan serupa kembali terulang. Foto: Reuters

jpnn.com, DHAKA - Pelaksanaan pemilu di Bangladesh kemarin, Minggu (30/12), diwarnai berbagai tuduhan kecurangan dan kekerasan yang berujung kematian.

Sepuluh orang dilaporkan meninggal dan 20 lainnya luka-luka karena bentrok antar pendukung rezim petahana dan oposisi.

Tudingan kecurangan pemilu mencuat dari kandidat yang merasa dirugikan. Bahkan, partai Bangladesh Nationalist Party (BNP), oposisi Awami League, mengatakan bahwa kandidat Salahudin Ahmed ditusuk saat berkeliling kota.

Beberapa saksi melihat polisi dan simpatisan partai petahana, Awami League, mencegah warga masuk ke lokasi pemberian suara. Namun, Perdana Menteri Hasina Wajed menyangkal tuduhan tersebut.

"Itu hanya rumor yang dibuat sejak kampanye. Mereka putus asa karena kami menang banyak di survei," ujar Hasina. (bil/c18/fal)


Pelaksanaan pemilu di Bangladesh kemarin, Minggu (30/12), diwarnai berbagai tuduhan kecurangan dan kekerasan yang berujung kematian.


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber Jawa Pos

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News