Master Letnan
Oleh: Dahlan Iskan
jpnn.com - ANAK pasar jadi jenderal. Itulah Mayjen Farid Makruf MA.
"Untung saya mengikuti nasihat ibu," ujar Farid ketika berkunjung ke Harian Disway kemarin.
Farid kini menjabat Pangdam V/Brawijaya. Sejak 30 Desember 2022.
Farid hampir saja frustrasi. Yakni ketika mendapat tugas yang tidak sesuai dengan harapannya. Ia masih sangat muda waktu itu. Pangkatnya baru letnan satu. Hatinya bergejolak. Tidak puas.
Farid pulang ke Tanah Merah, Madura. Itu desa ramai di antara Bangkalan-Sampang. Jalan raya Bangkalan ke Sumenep sering macet di situ: ada pasar tumpah ke jalan.
Di pasar itulah sang ibu berjualan. Farid pun curhat atas penugasan barunya itu. Sang ibu memberi nasihat khusus: apa pun tugas yang diberikan harus diterima sepenuh hati.
Kenapa tidak curhat ke ayah?
"Saya memang dekat dengan ibu," ujar Farid. "Saya langsung diminta Ibu balik," ujar Farid. Markas Farid di Cijantung. Ia anggota pasukan Kopassus.
Mayjen Farid Makruf lulus: dapat gelar master, padahal belum punya ijazah S1. Pangdam V/Brawijaya itu lulusan Master of Art dari Inggris. Begini kisahnya.
- Rujak Ambon
- MotoGP 2026: Insiden Horor Alex Marquez di Catalunya Bikin Fabio Quartararo Merinding
- Kasus Daycare Jogja, Sahroni Menilai Terjadi Pelanggaran HAM
- MotoGP 2026: Motor Hancur, Tubuh Terpental, Alex Marquez Kini Bawa Kabar Baik
- MotoGP 2026: Diggia Selamat dari Insiden Horor di Catalunya, Begini Ceritanya!
- Catatan Buya Anwar Abbas saat Mengunjungi Uighur Xinjiang
JPNN.com




