Masuk Rutan, Dua Perempuan Coba Selundupkan HP di Dada

Masuk Rutan, Dua Perempuan Coba Selundupkan HP di Dada
Ilustrasi penjara. Foto: JPNN

jpnn.com, SURABAYA - Petugas Rutan Kelas I Surabaya (Medaeng) memergoki dua pengunjung yang hendak menyelundupkan telepon genggam ke dalam rutan.

Mereka pun dimasukkan daftar hitam (blacklist) hingga sebulan ke depan.

Pengunjung yang tepergok petugas itu adalah Siti Rohmah dan Munipah. Siti masuk ke rutan sekitar pukul 09.00.

Dua jam kemudian, giliran Munipah yang berusaha menyelundupkan. Namun, cara yang mereka tempuh terlalu tradisional.

Tampaknya, mereka belum tahu bahwa Rutan Medaeng sudah punya body scanner.

"Operator body scanner melihat ada benda mencurigakan di sekitar dada dan pinggang," ujar Kasubsi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Tahanan Rutan Medaeng Andri Setyawan.

Setelah menggeledah, petugas menemukan sebuah smartphone merek Samsung di pinggang Siti.

Benda berwarna putih itu diselipkan di rok yang dipakai. Setelah diinterogasi, dia mengaku berencana memberikan HP itu kepada anaknya, Rahmat Bitoni, yang mendekam di rutan.

Petugas Rutan Medaeng menemukan smartphone di pinggang dan dada pengunjung yang masuk.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News