Mati Ketawa Ala Fadli Zon

Oleh: Dhimam Abror Djuraid

Mati Ketawa Ala Fadli Zon
Fadli Zon. Foto: Ricardo/JPNN.com

Setelah sukses menjinakkan Fadli, Puan mungkin akan lebih pede lagi dan lebih yakin akan bisa menjinakkan Ganjar Pranowo.

Mumpung ada di Spanyol, Mbak Puan bisa menonton pertunjukan matador, adu banteng dengan manusia yang sangat terkenal itu.

Sepulang dari Spanyol Mbak Puan mungkin bisa mendapat inspirasi untuk diterapkan di Indonesia. Kalau di Spanyol ada festival tarung banteng, di Indonesia mungkin bisa diadakan festival tarung banteng vs celeng.

Siapa tahu festival ini bisa mendatangkan turis luar negeri yang bisa menghasilkan devisa.

Jalan Mbak Puan untuk bergandengan dengan Prabowo pada pilpres 2024 makin mulus dan lempeng. Pencitraan akan jalan terus melalui berbagai baliho, meskipun beberapa baliho yang sudah terpasang terlihat kurang dipersiapkan dan dipikir dengan serius.

Baliho tanam padi hujan-hujanan dikritik Fadli Zon, karena tidak pernah ada petani menanam padi saat hujan. Mungkin Mbak Puan tidak tahu bahwa orang menanam padi selalu berjalan mundur. Tidak ada orang yang menanam padi dengan berjalan maju.

Jangan-jangan publik malah menafsirkan bahwa pencalonan Puan mengalami jalan mundur.

Mbak Puan jangan sampai membuat pencitraan dengan ikut lomba memancing ikan. Meskipun memancing ikan adalah hobi yang banyak digemari rakyat, tetapi pemancing ikan tidak akan pernah bisa maju, karena pasti tercebur ke kolam.

Akhirnya yang berhasil menemukan Fadli Zon adalah delegasi PDIP yang dipimpin langsung oleh Mbak Puan Maharani.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News