Mayoritas Fraksi di Komisi XI DPR Mendukung Kenaikan Cukai Rokok 2023

Mayoritas Fraksi di Komisi XI DPR Mendukung Kenaikan Cukai Rokok 2023
Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PPP di Komisi XI DPR Amir Uskara. Foto: Humas DPR

Dia menyinggung  salah satu riset yang dilakukan Global Adult Tobacco Survey (GATS) 2021 yang diluncurkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan bahwa terjadi penambahan jumlah perokok dewasa sebanyak 8,8 juta orang, yaitu dari 60,3 juta pada 2011 menjadi 69,1 juta perokok pada 2021.

Di sisi yang lain, selama periode 2011-2021 cukai rokok telah mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

”Jadi, pesan cukai rokok untuk kendalikan konsumsi rokok pun makin jauh dari esensi awal cukai sebenarnya, tanggapan di masyarakat bahwa cukai rokok naik itu hanya untuk mengisi penerimaan negara,” kata ketua Fraksi PPP di DPR itu.

Selain Fraksi PPP, pandangan senada juga dimiliki Kapoksi maupun anggota Komisi XI dari empat fraksi lainnya, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi PKB, Fraksi PAN, dan Fraksi PKS.

”Kenaikan tarif cukai yang dinilai wajar adalah (didasarkan pada) pertambahan angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Meski, untuk kepentingan kesehatan di mata para pegiat anti rokok, angka tersebut dianggap masih rendah,” kata anggota Komisi XI dari PDIP Hendrawan Supratikno.

Hanya saja, lanjut wakil ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR itu, semua pihak tetap harus memperhitungkan dampak kenaikan terhadap kesempatan kerja dan daya serap tembakau petani.

Selain itu, Hendrawan mengingatkan hubungan antara besaran cukai rokok dan penerimaan negara tidak selamanya berbanding lurus.

”Hubungan antara besaran cukai dan penerimaan ini memang menarik disimak. Pada suatu titik, kenaikan tarif cukai justru akan menurunkan penerimaan. Fenomena ini sering disebut Kurva Laffer,” ujar politikus yang juga guru besar Fakultas Ekonomi di Universitas Satya Wacana, Salatiga, tersebut.

Mayoritas fraksi di Komisi XI DPR RI mendukung wacana dari pemerintah terkait kenaikan cukai rokok 2023.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News