Selasa, 26 Maret 2019 – 18:04 WIB

Membaca Keakraban Jokowi-Xi Jinping dan Geo Politik-Ekonomi Indonesia

Minggu, 26 April 2015 – 02:40 WIB
Membaca Keakraban Jokowi-Xi Jinping dan Geo Politik-Ekonomi Indonesia - JPNN.COM

Presiden Joko Widodo bersama Presiden Republik Rakyat China Xi Jinping (kiri) dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dalam perhelatan Konferensi Asia Afrika di Jakarta bebrapa hari lalu. Foto: Sekretariat Kabinet.

PERHELATAN Konferensi Asia Afrika (KAA) telah tuntas. Salah satu hal yang bisa dicatat dari perhelatan itu adalah keakraban antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden China, Xi Jinping.

Keakraban antara kedua presiden itu memang sangat terlihat. Bahkan ada kesan bahwa Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe seolah seperti tersisihkan. Hubungan China dan Jepang yang sedang dingin sangat terlihat dengan hubungan Xi dan Abe di ajang KAA.

Karenanya, di saat dinginnya hubungan antara China dengan Jepang maka keakraban Presiden Jokowi dengan Presiden Xi bisa berdampak geo-politik-ekonomi (GPE) yang serius.

Potensi manfaat politik ekonomi dari keakraban itu sangat besar bagi Indonesia. Karenanya saya sangat mendukung langkah Presiden Jokowi itu, apalagi terdapat kabar bahwa dua bank China siap memberi pinjaman USD 50 miliar bagi Indonesia.

Meski demikian, saya mempunyai beberapa catatan agar Indonesia tetap hati-hati dan seimbang dalam percaturan geo politik dan ekonomi global yang bergerak dinamis. Ibarat kata pepatah, 'jangan sampai beruk di rimba disusui, anak di pangkuan dilepaskan'.

Pertama, hubungan itu  perlu dijaga tetap seimbang. Jangan sampai Indonesia sekedar menjadi satelit utk memenuhi kepentingan jangka panjang China.

Dewasa ini China sedang mentransformasi pembangunan ekonomi jangka panjangnya. Jika semula ekonomi China bergerak dalam rezim pertumbuhan super-tinggi bahkan sempat dua dijit, sekarang negeri Tirai Bambu itu "mendinginkan" ekonominya ke dalam rezim pertumbuhan tinggi tapi sustainable pada level sekitar 7 persen.

SHARES
TAGS   KAA
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar