Menaker Hanif Dhakiri: Inovasi Atau Mati!

Menaker Hanif Dhakiri: Inovasi Atau Mati!
M. Hanif Dhakiri. Foto: Kemenaker

"Kualitas SDM di sini adalah dia harus demand driven," kata Hanif.

Kualitas SDM sendiri tidak hanya berbentuk keterampilan. Kualitas SDM harus mencakup hard skill dan juga soft skill.

Artinya, SDM yang berdaya saing tidak dicukupkan pada penguasaan kompetensi. Namun, jauh lebih penting harus memiliki karakter yang kuat.

"Itu merupakan salah satu basis utama. Jadi, karakternya harus kuat," lanjut Hanif.

Kedua, investasi SDM juga harus memperhatikan sisi jumlah. Oleh karena itu, perlu adanya upaya menciptakan SDM kompeten secara masif.

Ketiga adalah lokasi. Menurut Hanif, Indonesia memiliki banyak SDM yang kompeten. Namun, persebaran sumber daya tersebut kurang merata.

"Sehingga ketika investasi ke daerah-daerah hal ini menjadi lamban," kata Hanif.

Untuk itu, dia berharap investor yang ingin investasi ke daerah juga melakukan investasi SDM.

Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) mendorong para pelaku industri menciptakan industrial transformation strategy untuk menghadapi perkembangan zaman.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News