Mengapa Orang Suka Jastip dan Apakah Itu Merugikan Negara?

Mengapa Orang Suka Jastip dan Apakah Itu Merugikan Negara?
Titipan belanja dari Australia kebanyakan berupa vitamin yang harganya lebih murah dari di Indonesia. (Foto: Jessica Chen)

"Jadi mungkin pajak di Indonesia yang terlalu mahal, sehingga banyak barang yang enggak mau masuk ke Indonesia."

Di sisi lain, ia mengatakan, era digital di mana masyarakat sudah semakin melek teknologi dan punya akses informasi, termasuk informasi harga, akan membuat orang mencari celah yang paling menguntungkan untuk mereka.

"Ini harusnya sudah diantisipasi oleh pemerintah."

Sementara Dewi Permata Sari punya harapan yang lain.

"Kalau misalnya memang [jastip] akan diatur, buatlah peraturan yang betul dan 'strict' sama aturan itu," ujarnya.

"Jangan sampai beberapa orang tetap bisa main belakang, ... ada yang bayar cukai, ada yang enggak, karena main sama pertugas cukainya. Jangan begitu sih," pungkas Ata.


Ide Jessica Chen memulai layanan jasa titip, atau jastip, barang-barang dari Australia didapatnya malah saat dia kembali ke tanah air, setelah dua tahun pernah tinggal di Melbourne.


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News