Mengenal Asal Muasal Sistem Pipa di Indonesia

Mengenal Asal Muasal Sistem Pipa di Indonesia
Ilustrasi pipa untuk kebutuhan kehidupan sehari-hari. Foto: dok Vinilon

jpnn.com, JAKARTA - Berbagai lini kehidupan manusia selalu berhubungan dengan pipa. Seperti halnya vena dan arteri pada pembuluh darah manusia yang mengedarkan darah dari satu organ ke organ lain, pipa juga memiliki peranan krusial dalam berjalannya kehidupan berbagai makhluk.

Tak ada pipa, artinya tak ada aliran untuk menyokong kebutuhan air bagi kehidupan. Namun, tahukah kamu seperti apa sejarah awal mula penemuan pipa dan sistem perpipaan? 

Di China, sistem perpipaan telah digunakan sekitar 3000 tahun sebelum masehi. Dilansir dari idpipe.com, saat itu, masyarakat China pertama kali menggunakan sistem perpipaan sebagai kebutuhan irigasi pertanian.

Kemudian dalam penelitian arkeologis, pipa dengan flange telah ditemukan pada 2700 sebelum masehi. 

Penduduk di bagian utara India yang kerap dikenal dengan sebutan "Indus Valley" pun terkenal telah masyhur dalam merangkai sistem perpipaan di era 2500 tahun sebelum masehi.

Namun, di waktu tersebut, pipa yang digunakan sebagai aliran air masih menggunakan material kayu dan bambu. 

Tertulis dalam sejarah, penduduk Mesir kuno juga berhasil mengalirkan air dari sungai Nil ke lahan pertaniannya.

Pada tahun 150 sebelum masehi pun penduduk Roma tercatat berhasil dalam membangun sistem perpipaan untuk rumah-rumah penduduk hingga pembuatan air mancur di tengah kota.

Sistem perpipaan menggunakan pipa PVC pun akhirnya mulai digunakan oleh negara-negara besar seperti Jerman dan Amerika Serikat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News