Menggunakan Berbagai Bahasa di Rumah Akan Bermanfaat Bagi Anak-anak

Menggunakan Berbagai Bahasa di Rumah Akan Bermanfaat Bagi Anak-anak
Anu Goel (tengah) ingin agar putranya Priyansh bisa berbicara dengan neneknya dalam bahasa Punjabi. (Supplied: Anu Goel)

Menurutnya ini akan membantu memberikan landasan kuat bagi anak-anak belajar bahasa lainnya.

"Sangat dianjurkan orangtua memberikan contoh penggunaan bahasa pertama di rumah, karena mereka pakai bahasa Inggris di rumah dan mereka bisa membandingkan kedua bahasa tersebut, serta membuat belajar bahasa Inggris jadi lebih mudah," katanya dalam sebuah forum pertemuan orang tua baru-baru ini.

Adakah pengaruhnya dengan kemampuan berbicara?

Dr Diskin-Holdaway mengatakan menggunakan berbagai bahasa akan membuat bayi lebih terlambat bicara, tapi ingat dengan manfaatnya di masa depan.

"Anak-anak yang berbicara berbagai bahasa biasanya mulai berbicara lebih lambat dibandingkan anak yang dibesarkan dengan satu bahasa. Namun setelah mereka mulai berbicara, mereka akan segera mengejar ketertinggalan," katanya.

Menurut situs Raising Children, pada umumnya anak-anak akan mulai berbicara pada usia 12 bulan.

Bila seorang bayi dibesarkan dalam dua atau tiga bahasa, maka diperlukan waktu lebih lama bagi mereka berbicara karena sedang membeda-bedakan tiap-tiap bahasa.

Tapi bukan karena mereka bingung, namun karena tapi ada lebih banyak untuk memprosesnya.

Banyak orangtua takut jika anak mereka terlambat berbicara, tapi secara umum pakar mengatakan tidak perlu terlalu khawatir.

Melihat pengalaman para orangtua migran di Australia, menggunakan berbagai bahasa selain bahasa Inggris di rumah mendatangkan banyak manfaat

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News