Mengunjungi London saat Inggris Akan Punya Gawe Besar

Tak Ada Penjor, Suvenir William-Middleton Kian Marak

Mengunjungi London saat Inggris Akan Punya Gawe Besar
Mengunjungi London saat Inggris Akan Punya Gawe Besar
 

Memang, cara pandang warga Inggris terhadap monarki sudah berbeda dibanding dua, tiga, atau empat dekade silam. "Mereka ada karena tradisi dan sejarah. Tapi, kami cinta tradisi itu," ujar Thomas Babbs, warga South Kensington, London.

 

Meski begitu, tak dimungkiri, pernik-pernik di seputar keluarga istana tetap menarik sebagai sebuah showbiz. "Saya tidak tahu. Para bangsawan itu selalu berhasil menarik perhatian media. Lihat itu," ujar Babbs sembari menunjuk deretan mobil televisi yang sudah stanby di sisi timur Westminster Abbey, gereja tempat pemberkatan pernihahan William-Kate, pekan depan.

 

Babbs barangkali mewakili cara pandang sebagian warga Inggris, terutama London, tentang pernikahan calon penerus takhta Inggris tersebut. Mereka tidak heboh, tapi juga tidak cuek. Persis cuaca musim semi ketika Jawa Pos tiba di London. Sepekan sebelum pernikahan, matahari bersinar panas, tapi angin masih cukup dingin.

 

Tak seperti Thailand, misalnya, yang selalu terlihat heboh menyambut momen-momen penting keluarga kerajaan, Inggris cukup cool. Di Bangkok, jalan kerap berhias bendera dan foto keluarga istana, gapura-gapura dipercantik, taman-taman diperindah, dan altar-altar kecil dipasang di pojok-pojok jalan saat mereka melangsungkan even penting monarki. Itu bisa berlangsung hingga sebulan sebelum dan sesudah acara. Contohnya, ketika Raja Bhumibol Adulyadej berulang tahun.

Sembilan hari lagi Inggris punya gawe besar. Pangeran William, putra Pangeran Charles dan mendiang Lady Diana, akan menikahi Catherine Elizabeth

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News